Monday, 2 January 2017

Metode Kalender untuk Mendeteksi Masa Ovulasi



Apakah anda adalah seorang wanita yang sudah menikah? Jika iya, mungkin salah satu program anda ke depan adalah untuk memiliki anak. Untuk melancarkan niat tersebut, anda mungkin perlu untuk mulai program kehamilan. Apa saja yang bisa dilakukan dalam program kehamilan tersebut?

Seperti yang mungkin telah anda ketahui, terdapat beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mensukseskan program kehamilan. Salah satunya adalah dengan mengetahui masa ovulasi anda. Jadi, bagaimana ya cara untuk bisa mendeteksi masa ovulasi dari seorang wanita?

Salah satu cara untuk mendeteksi masa ovulasi adalah dengan menggunakan metode kalender. Menurut baycenter.com, jika siklus menstruasi anda bisa dikatakan teratur, anda bisa menggunakan metode ini untuk memprediksi masa ovulasi anda.

Caranya adalah dengan menghitung mundur tanggal perkiraan menstruasi anda hingga 14 hari sebelumnya. Pada tanggal itulah anda diperkirakan mengalami masa ovulasi. Jadi, misal jika hari pertama menstruasi anda adalah pada tanggal 28, maka H-14 dari tanggal anda diperkirakan akan mengalami menstruasi tersebut adalah tanggal 14. Tanggal 14 ini, dan 5 hari sebelumnya; yaitu mulai tanggal 10, lah yang diperkirakan menjadi masa ovulasi anda.

Meskipun begitu, menghitung masa ovulasi menggunakan metode kalender bisa dikatakan tidak begitu efektif karena masa ovulasi tidak selalu terjadi 14 hari sebelum masa menstruasi anda tiba. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan metode ini. Siapa tahu dengan metode yang bisa dibilang sederhana ini anda bisa segera menimang buah hati yang anda dambakan.

No comments:

Post a Comment